trust-issue

Trust Issue: Ciri-Ciri, Penyebab, dan Cara Mengatasinya!

Trust Issue – Kepercayaan adalah bagian terpenting saat Anda menjalin hubungan apapun. Tanpa kepercayaan, hubungan antara seseorang dengan yang lain akan menghadapi persoalan yang sulit sehingga hubungan tidak sehat dan sulit bertahan lama. Istilah trust issue tidak hanya ditemukan dalam hubungan romansa saja. Banyak kasus seperti ini bisa saja ditemui pada pertemanan, keluarga, dan lain-lain.

Trust issue atau bisa disebut krisis kepercayaan ditandai dengan perasaan ketakutan yang dipicu akibat pengkhianatan, pengabaian, dan manipulasi. Jika Anda mengalami ini, mungkin orang yang Anda percayai telah mengecewakan Anda. Sehingga, Anda perlu berjuang secara ekstra untuk mempercayai orang lain.

Banyak orang kesulitan mengatasi trust issue yang dialaminya. Apakah Anda termasuk? Jika iya, tentu Anda bisa mengatasinya secara perlahan dan memulai membangun kepercayaan kepada orang lain. Namun sebelum itu, Anda harus mengetahui terlebih dahulu apa saja ciri-ciri dan penyebab seseorang mengalami krisis kepercayaan.

Ciri-Ciri Trust Issue

  1. Tidak percaya perkataan orang lain

Salah satu tanda seseorang mengalami masalah krisis kepercayaan adalah tidak percaya terhadap perkataan orang lain. Mereka bisa meragukan kejujuran teman, pasangan, bahkan keluarga mereka. Orang yang mengalami trust issue cenderung tidak akan percaya kecuali menemukan fakta yang benar.

  1. Berpikiran buruk

Orang dengan masalah krisis kepercayaan juga sulit untuk berpikir positif dalam hubungan mereka. Contoh mereka yang pernah dikhianati, akan merasa kurang kepercayaan dan mudah menaruh kecurigaan pada orang-orang di sekitarnya.

  1. Perilaku protektif

Ciri-ciri orang mengalami krisis kepercayaan juga ditandai dengan perilaku protektif terhadap hubungannya. Mereka mudah merasa cemburu karena selalu berpikiran buruk terhadap orang yang dicintainya.

Baca Juga:  Perbedaan Psikolog Dan Psikiater

Penyebab

  1. Perselingkuhan

Perselingkuhan adalah contoh pengkhianatan yang dapat memicu krisis kepercayaan seseorang. Banyak orang memandang ini sebagai bentuk pengkhianatan yang mutlak. Meski sangat memungkinkan seseorang dapat memperbaiki hubungan setelah perselingkuhan, nyatanya sering kali hubungan akan berakhir. Korban perselingkuhan pun akan mengalami krisis kepercayaan yang bisa saja berdampak pada hubungan di masa depan.

  1. Perlakuan buruk

Entah teman, pasangan, saudara, hingga orang tua yang Anda cintai memanipulasi atau memperlakukan Anda dengan buruk. Masalah ini juga sangat berisiko tinggi dan membuat Anda mengalami masalah krisis kepercayaan. Contohnya seperti ketidakjujuran, berperilaku pasif-agresif, dan membuat Anda terisolasi dari orang lain.

  1. Trauma masa anak-anak

Jika Anda mengalami pengalaman buruk di masa anak-anak, ini juga berdampak terhadap pada masa depan Anda. Trauma pada masa anak-anak juga cenderung menyebabkan masalah kepercayaan. Contoh trauma yang dialami oleh anak-anak bisa termasuk pelecehan, pengabaian, perilaku kasar, dan lain-lain.

  1. Bentuk trauma lain

Bentuk trauma lain bisa saja terjadi dalam kehidupan Anda sehingga Anda kesulitan mempercayai orang lain. Contohnya seperti Anda kesulitan untuk mempercayai dokter profesional karena pengalaman traumatis sebelumnya karena kesalahan diagnosis pada penyakit serius, dan lain-lain.

  1. Konflik Keluarga

Konflik keluarga kerap terjadi oleh sebagian populasi manusia di dunia. Jika Anda memiliki orang tua yang bercerai, ini memungkinkan Anda mengalami masalah trust issue di masa mendatang, terutama ketakutan Anda dalam menjalani hubungan percintaan. Masalah krisis kepercayaan juga sering ditemukan akibat konflik keluarga sehingga seseorang akan sangat ketakutan tentang pernikahan.

Cara Mengatasi

Jika Anda mengalami masalah krisis kepercayaan karena kejadian trauma di masa lalu, pastinya ini akan berdampak pada masa depan Anda dan menghalangi kemampuan Anda untuk membangun hubungan bahagia bersama orang yang Anda cintai. Tentunya Anda perlu melakukan perubahan dengan mengatasinya secara perlahan.

  1. Menerima risiko dan belajar percaya kepada orang lain

Tak satu pun manusia yang sempurna. Baik dari diri Anda sangat memungkinkan untuk dikecewakan atau mengecewakan orang. Oleh karena itu, Anda harus menerima resiko kepada seseorang yang Anda taruh kepercayaan. Anda harus sadar dan siap akan dikecewakan di beberapa titik atau lainnya. Tapi, bukan berarti hubungan Anda dengan orang itu harus berakhir. Hanya saja Anda perlu menetapkan dan mengomunikasikan harapan Anda beserta batasan yang tepat.

  1. Berkomunikasi dengan jujur

Komunikasi yang buruk adalah salah satu alasan utama memburuknya hubungan Anda dengan orang lain. Oleh sebab itu, Anda harus mengatakan apa yang Anda pikirkan secara terbuka. Lakukan bagian Anda, dan teruslah jujur dengan orang-orang yang Anda cintai. Bicarakan juga dengan mereka tentang keragu-raguan Anda untuk percaya.

  1. Berhati-hati dalam menjalin hubungan

Setiap interaksi Anda dengan orang lain pastinya bertujuan untuk membangun kepercayaan. Mulailah menyesuaikan diri Anda untuk berinteraksi dan mempertimbangkan mengapa seseorang yang Anda hubungi pantas mendapatkan kepercayaan Anda.

  1. Pertimbangkan orang-orang yang Anda percayai

Teman, pasangan, bahkan anggota keluarga yang selalu ada di samping Anda mudah untuk diterima dalam kehidupan Anda. Anda dapat mempertimbangkan mereka dan menunjukkan bahwa Anda menghargai keberadaan mereka. Secara sadar, merekalah yang akan menemani Anda di saat kesulitan dan tidak segan memberi Anda dukungan.

  1. Lakukan terapi

Trust issue dalam hubungan pastinya sangat berpengaruh terhadap kesehatan mental Anda. Oleh sebab itu, Anda bisa melakukan terapi untuk mengatasinya. Hal ini tentunya dapat membantu mengatasi masalah krisis kepercayaan Anda. Pastika Anda menghubungi tenaga profesional kesehatan mental yang berpengalaman, Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang mengapa Anda berjuang membangun kepercayaan dalam hubungan Anda.

Baca Juga:  Bullying dan Cara Mengatasinya

Demikian pembahasan mengenai trust issue  yang bisa Anda pahami dengan mengenali ciri-ciri, penyebab, serta cara mengatasinya. Permasalahan krisis kepercayaan bisa saja datang dalam kehidupan Anda. Namun Anda bisa memilih apakah Anda ingin terus terperangkap di dalamnya atau mencoba memulai kehidupan baru yang lebih baik.

Check Also

Cara Move On dari Mantan

Cara Move On dari Mantan: 18 Tips

18 Cara Move On dari Mantan – Bagi beberapa orang, masa lalu termasuk salah satu …